Lima Alasan Batal Membeli Barang di Online Shop

Harga beras, cabe, tomat, tambah naik. Sementara pendapatan suami segitu aja, stagnan. Wah, gimana nih? Sebagai ibu rumah tangga, kita memang harus kreatif untuk menambah penghasilan keluarga. Salah satu caranya adalah dengan membuka online shop.

Tapi hati-hati ya, sebagai seller alias penjual, kita diwajibkan untuk pandai-pandai mengelola toko online. Salah satunya adalah dengan membaca buku marketing, mengikuti seminar wirausaha, dll. Jadi kita bisa meminimalisir gagal closing alias batalnya transaksi oleh calon pembeli. Closing bisa batal karena beberapa alasan berikut:

1.Barang Tidak Bisa Dibeli Eceran

Jadi pengusaha tanpa modal? Bisa kok, salah satu caranya adalah dengan menjadi dropshipper. Stok barang ada di supplier, kita tinggal copas foto untuk mengiklankan produk.Saat barang terjual, dapat laba. Asyiik.

Tapi bagaimana jika barang tidak bisa dibeli eceran? Misalnya, kita jadi dropshipper kaos kaki. Supplier bilang, pembeli harus beli minimal 4 pasang. Wah, kalau ada calon buyer yang mau beli 1-2 pasang saja, terpaksa ditolak.

Solusinya? Perluas target market. Jika selama ini hanya berjualan di fb, coba maksimalkan fp. Beri materi dan konten menarik sehingga orang suka dan me-like fp dengan senang hati. Bikin website atau minimal blog jualan. Bikin akun ig khusus jualan, bisa juga dengan line@. Pilih target market yang sesuai dengan barang yang kita jual ya. Jadi mereka juga gak keberatan jika beli 4 pasang kaos kaki sekaligus (karena punya duit).

Jika ada keuntungan, simpan saja, jangan dihabiskan dulu. Kumpulkan laba dan gunakan untuk kulakan. Jadi kita bisa menjual kaos kaki itu secara eceran.

2. Stok Barang Habis

Salah satu resiko dropshipper adalah kehabisan stok. Jadi kalau mau beriklan, pastikan stok barang di supplier tersedia banyak ya. Karena pasti ada banyak dropshipper lain. Cari juga supplier yang amanah, jujur, dan fast response. Mau wa mu dibalas supplier dengan cepat? Baca doa dulu, hehehhe.

3. Ongkos Kirim Terlalu Mahal

Kebetulian kita tinggal di dekat pusat grosir, jadi bisa kulakan tas dengan harga murah. Tapi calon pembelinya jauh di ujung indonesia, ongkos kirim bisa lebih dari 50.000. Waah, batal deh.
Gak usah baper, cari saja target market lain yang tinggalnya dekat dengan daerahmu.

4. Beda Rekening Bank

Biasanya seller punya beberapa rekening bank, jadi pembeli bisa milih mau transfer ke bank mana. Tapi jika baru punya satu rekening ya tidak apa-apa, biasanya sih di bank yang besar dan punya cabang banyak, jadi rata-rata orang indonesia menggunakan jasa bank itu.

Tapi jika kita punya rekening di bank A, lalu customer punyanya rekening bank B, bagaimana?Sedangkan dia tidak mau bayar biaya transfer karena beda bank. Caranya pakai aplikasi (silakan cek di google) yang bisa transfer beda bank tanpa kena charge. Atau kita minta tolong pembeli untuk transfer ke saudara atau teman terpercaya (yang punya rekenign di bank A dan bank B), baru uangnya ditransfer oleh saudara ke kita.

5. Seller baperan dan tukang misuh

Seorang kawan pernah berpesan bahwa jangan sekalipun bikin status emosi negatif. Hmm, benar juga ya, kata Nabi kan berkata baik atau diam. Kalau ada pembeli php, cod gagal, lalu kita tulis di status, nulisnya sambil misuh dan nyumpahin segala. Waa..Calon pembeli jadi takut.
Walaupun jualan di dunia maya, tapi kan ada etikanya.Mulutmu harimaumu.

Belanja online adalah hobi yang menyenangkan. Moga transaksi onlinenya aman dan bebas dari masalah.

Komentar

  1. alasan ga jadi beli, karena respon seller yang super lama dan ruwet. udah trf pdahal akhrny amnta refund deh setelah ngancem kalau bakal aku sebarin ke blacklist indonesia.

    BalasHapus
  2. heheh Giliran Ongkos kirim mahal, mikir-mikir dengan mencari penjual lain dengan merk yang sama hehehe

    BalasHapus
  3. Aku gagal beli online ? Gak dpt acc suami wkwkwk

    BalasHapus
  4. gagal beli online suka lama kirimnya hehe

    BalasHapus
  5. aku pernah juga batalin pesanan karena ga bisa eeran, mba. jualnya selusin, ga bisa dinego. huhu padahal pengen banget keranjang rotannya. apalagi kalo hitungan eceran termasuk murah. tapi masa harus beli selusin dulu. :D akhire dicancel deh, duitnya direfund sama shopee

    BalasHapus
  6. Huum nmr 5 bikin atal beli ah...

    BalasHapus
  7. Setujuuu mba, soalnya saya juga suka belanja online, dan pwngin jualan juga. Mba lernah dropshipper kah? Bisa sharing dong mba, pengin coba dropshiper tapi bingung milih supplier yang bagus

    BalasHapus
  8. Tambah satu lagi, takut kalo ndak sesuai dengan ekspetasi. Terkadang kita beli barang gambarnya kece badai.... pas nyampek rumah.... ea.... hehehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Menghadapi Suami Pelit

Pekerja Serabutan Atau Multitalenta?

Sayangilah Suamimu Sebelum Ia Mati