Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

Pindah Dari Pondok Mama Indah

Gambar
Siapa bilang nebeng di rumah orangtua sendiri enak? Apa benar lebih baik tinggal di rumah orangtua daripada mertua?

Sudah lebih dari seribu hari pernikahan kami. Beribu pengalaman telah dikecap, menikmati pasang surut emosi, finansial, dll. Tapi ada satu hal yang sama yaitu "tempat tinggal". Ya, sejak awal menikah, suami setuju untuk tinggal di rumah saya, eh rumah orangtua saya. Karena di rumah orangtuanya sudah ada kakak ipar yang bermukim disana.

Menurut kepercayaan orang jawa kuno, dalam 1 rumah tak boleh ada 3 kepala keluarga. Nanti rejekinya seret. Kalau dipikir-pikir benar juga, karena semakin banyak orang di satu rumah, semakin rawan konflik. Dan itu bisa mempengaruhi mood dalam bekerja.

Memang ada banyak sisi positif dari nebeng di rumah Mama. Misalnya:

1. Orangtua tak perlu jauh-jauh pergi untuk menengok cucu  (anak kami). Sudah menjadi rahasia umum bahwa cucu lebih dimanjakan daripada anak. Apalagi cucunya baru 1 orang, laki-laki pula. Ia berusia dua tahun dan sedan…

Maafkan Mama, Nak !

Gambar
Saladinku tersayang,
Selamat ulang bulan ke-27. Maaf, seharusnya Mama menulisnya di ulangtahunmu yang kedua.

Mama menulis surat ini disaat kau terlelap. Alhamdulillah akhirnya kau tidur juga, setelah tadi tantrum luar biasa. Menolak makan nasi, hanya mau kue-kue penuh gula.

Maafkan mama yang kadang khilaf ketika kau tantrum, memarahimu lalu mencubit kakimu. Padahal sudah diingatkan oleh Ayah, Saladin jangan dimarahi melulu. Dan kemarin mama membaca tulisan tentang penelitian seorang profesor, ternyata anak yang dibentak, milliaran sel otaknya akan musnah. Dan ada anak tetangga yang ngomongnya tergagap-gagap karena dari kecil dibentak sang ayah.

Sekali lagi maafkan Mama yang kurang sabar. Mama capek, nak ! Biasanya kau tidur jam 10 malam. Tapi beberapa hari ini kau tidur jam 11, bahkan jam 12 malam. Menyusu terus menerus. Ayah sibuk di luar rumah, tak bisa bergantian menjagamu, masih banyak yang harus diurus. Sampai airmata mengalir karena kau tak kunjung tidur. Dan akhirnya kau tak te…

Malam Mingguan

Walaupun udah nikah tapi tetep boleh malam mingguan dong, hehehe...Malah udah halal. Sabtu malam kemarin kencan bareng hubby (plus saladin tentunya) ke daerah Sukun.

Romantic dinner? Enggaklah..Tapi ke resepsi pernikahan seorang teman, wakakak. Jam 5 sore udah deg-degan, takut gak jadi datang. Karena di luar hujan gerimis kecil kecil (biasanya hujan macam gini awet sampai pagi). Jam 6 sore hubby bilang gak jadi kesana, besok saja deh. Yaah gak jadi makan nasi goreng (modus) xixixi aslinya gak enak sama yang ngundang.

Alhamdulillah jam 7:30 malam hujan berangsur mereda. Hubby bilang ok ayo berangkat. Wah, buru buru bawa kado (kadonya sudah dibungkus sehari sebelumnya), dompet, dan peralatan saladin (baju ganti dll). Lalu ganti baju, pakai kerudung. Siap dehh.

Daerah Sukun jarang saya kunjungi. Lalu hubby mengarahkan motor dari perempatan cpm (dekat rampal) ke arah selatan. Lalu kami melewati daerah boldy. Mengapa dinamai Boldy? Entahlah, apa mungkin karena disana ada apot…