Marketing Nyeleneh

Salah satu kata kunci agar klien mencari bahkan berlangganan dengan kita adalah keunikan berpromosi. Ya..Ingatkah anda akan iklan biskuit yang pakai tag "dijilat, dicelupin". Dengan membuat iklan yang unik, sang sutradara berhasil membangun korelasi antara dijilat dengan biskuit enak. Dan saya juga pernah membaca iklan di sebuah majalah. Iklannya dipasang terbalik. Salah cetak? Tidak..Iklannya sengaja dipasang terbalik agar diperhatikan dan dibaca oleh orang.

Dan coba lihat gambar di atas. Itu adalah banner percetakan milik saya. Bisakah anda membaca tulisan di bawah kata "percetakan" ? . Sepintas terlihat seperti huruf kanji jepang atau china..Padahal itu font lain, tulisannya Royal Corps. Mengapa ganti font, bukan pakai font tnr atau arial yang mudah dibaca? Biar orang-orang bingung, hehehhe. Mereka akan ingat selalu banner percetakan kami, dan insyaAllah akan menjadi calon klien.

Ya, jadi marketing memang harus berpikir kreatif dan beda. Malah ide paling nyeleneh sekalipun bisa dipakai (asal dalam batas-batas wajar, tidak sara, 21 plus, tidak membully orang lain).

Sekarang jika ada yang tanya, mengapa harus unik? Yang biasa biasa saja gimana? Lha, iklan yang biasa biasa saja sudah banyak Jika anda beriklan dengan cara yang biasa, maka akan "tenggelam " bersama ribuan iklan lain.

Saya beri contoh-contoh lain. Suka facebook-an? Pasti ada teman anda yang buka online shop. Lihat status statusnya. Jika tiap hari dia beriklan lalu cuma upload gambar baju dan size plus harganya, bisa bisa orang bosan dan meremove (kecuali langganan). Tapi jika dia memberi tips perawatan baju, lalu di bawah itu diberi sebaris dua baris kalimat iklan, orang akan lebih suka. Bahkan men-share tips itu. Usaha anda akan turut disebarluaskan juga.

Bagi anda yan g bergelut di bidang marketing dan bisnis, jangan takut. Semakin "nyeleneh" ide anda, semakin bagus. Wujudkan sekarang juga. Semoga sukses dunia akhirat. Amin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Menghadapi Suami Pelit

Pekerja Serabutan Atau Multitalenta?

Lima Kesalahan Seller yang Membuat Buyer Batal Membeli