Geng Gossip Girl

Bukan mau ngomongin serial gossip girl. Tapi mau nulis tentang fenomena yang ada di setiap kampung maupun kelurahan yaitu ibu ibu yang BERGOSIP. Ada orang lewat, digosipin. Eh dia kok tambah gemuk ya? (padahal yang ngomongin orang juga gemuk). Eh motornya baru, cincin emasnya nambah..Dan sebagainya..dan sebagainya.

Kalau anda lewat di depan pos ronda perumahan ABCD (tempat dirahasiakan), jangan kaget ya. (Eh kok saya juga ngomongin mereka, jadi ngegosipin mereka xixixi). Para ibu bergerombol, sekitar jam 9 pagi sampai adzan dzuhur. Mengobrol topik A sampai Z, mulai dari kesehatan anak sampai masa depannya.

Menurut cerita satu narasumber yang pernah dipaksa jadi geng itu, wah ngomongnya selangit banget. Kalo membicarakan masalah kuliah udah kayak profesor aja (padahal pendidikannya paling banter SMA). Pengen anaknya kuliah disini, disitu, suaminya udah survei ke kampus-kampus swasta. Padahal biasanya yang usaha anaknya sendiri kan, dan milih ptn dibanding pts. Pernah juga mereka bikin warga blok B (saya di blok B, mereka di blok A) berang karena menggosipkan para pemuda yang sedang jaga malam. Katanya meronda sambil mabuk-mabukan. Lha mana ada barang bukti botol miras, kok seenaknya begitu. Akhirnya kami menggunakan jasa satpam saja untuk jaga malam.

Lucunya, ada yang belum selesai masak, tapi tak ingin ketinggalan gosip terbaru. Jadi dia bawa sayur plus pisau dan talenannya, motong motong di pos ronda. Hahaha! Kadang ada bapak-bapak yang nimbrung. Sampai-sampai mbak Sul, pemijat langganan saya, heran. Kok ada laki-laki model begini. Dan dia berkata, kalau suaminya kayak gitu pasti dijewer dan disuruh pulang saja.

Salah seorang teman pernah bercerita, suaminya ingin ia bekerja agar hidupnya tak kosong. Ya, kalau dipikir-pikir para gossiper itu hanya bisa mengobrol karena tak ada kegiatan selain mengurus rumah tangga. Tiap hari menyapu-mengepel, dan lain lain, monoton. Hiburan selain televisi ya bergosip. Ngomong ngalur ngidul sembari membunuh waktu.

Alhamdulillah ada beberapa anggota geng itu yang sudah hampir pensiun. Ada yang mengurus 2 cucunya, jadi jarang kumpul. Ada yang berjualan nasi di kantin.

Eh tapi kalo ibu-ibu modern bergosipnya pindah ke facebook ya, hahaha. Kadang bergosip itu
perlu, untuk sekedar sosialisasi dengan tetangga. Tapi jangan keterusan, sampai ada yang terganggu ya..Peace..

Komentar

  1. Wah sama kayak di sini mbak, awal nikah sampa dipingit suami, takut aku kebawa. Soalnya basecamp nya pas di dpn rmh, pagi jam stgh 8 udah mulai rumpi sampai jam 10an, ntr jam 2siang mulai lagi...pernah sampai jam stgh 9 malem. Suami sampai ngomong "itu mereka ga ngurusin suami apa gmn?". Hihihi makanya aku ga boleh gabung, takut kerjaannya ngrumpi wae. :D

    BalasHapus
  2. waduh pas di depan rumah..bikin berisik aja hya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Menghadapi Suami Pelit

Pekerja Serabutan Atau Multitalenta?

Lima Kesalahan Seller yang Membuat Buyer Batal Membeli