Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

Sayangilah Suamimu Sebelum Ia Mati

Gambar
Tulisan ini terinspirasi dari satus teman saya. Ia sedang berduka, istrinya baru saja meninggal, minggu lalu.
Setelah itu ia rajin membuat satus (padahal sebelumnya jarang fb-an).Isinya "aku kangen dimarahi bunda jika nambah nasi terus". Atau mengupload foto istrinya yang sedang memakai selang oksigen, sesaat sebelum kanker payudara merenggut nyawanya.

Saat itu saya tersadar.
Kapan saya terakhir kali mengucap "i love you" ke suami?

Biasanya saya membisikkan 3 kata sakti itu sebelum tidur.

Tapi minggu ini karena banyak deadline terjemahan dan urusan kantor jadi lupa.
Astaghfirullahaladzim.
Maafkan umi ya abi.

Ada ungkapan "kau takkan pernah tahu apa yang kau miliki hingga nanti kau kehilangan".

Umur manusia tak ada yang tahu. Nabi Muhammad meninggal di usia 63 tahun tapi bisa saja kan suami meninggalkan kita tahun depan, bulan depan, bahkan besok!
Jangan sampai kita menyesal karena belum mengungkapkan rasa sayang kepada suami.

Btw, pernahkah anda menonton …

Pica, Kelainan Makan pada Balita

Balita berusia hampir dua tahun, Iqbal Dwi Pratama, punya selera makan aneh. Balita hasil pernikahan pasangan Hairudin, 26, dan Eko Dwi Astuti, 22 ini tidak suka susu atau bubur tetapi malah senang makan obat nyamuk bakar.

Berita ini tentu saja mengejutkan banyak orang. Beberapa tahun yang lalu, seorang anak bernama Muawanah juga memiliki kebiasaan makan yang sama. Ia memakan rumput dengan lahap setiap hari.

Kelainan makan yang diderita oleh Iqbal dan Muawanah dalam istilah medis dikenal sebagai pica. Penderita pica lebih suka makan benda yang tidak lazim dimakan. Ada dua klasifikasi ”makanan” yang digandrungi oleh penderita pica.

Jenis pertama adalah benda yang tidak bergizi seperti obat nyamuk, tanah liat, sabun, abu, plester dinding, rumput, tanah,  dan batu bara. Sedangkan yang kedua adalah benda yang terlihat seperti makanan (bahan makanan), misalnya es batu, kentang mentah, tepung terigu, tepung kanji, garam, bahkan darah.

Pica pada umumnya dijumpai saat anak berusi…

Seandainya Ramadhan datang Setiap Hari

Ya Allah, seandainya ramadhan datang setiap hari, aku akan makan dengan hidangan bergizi. Hampir setiap hari aku dan kawan-kawan diundang. Berjabat tangan dengan Bapak Walikota, dengan para pejabat, dan dengan penyanyi. Setelah itu dipersilakan menikmati makanan yang bahkan namanya saja belum pernah kudengar.

Mataku terbelalak melihat berbagai lauk yang ditata dengan indah. Ibu pengasuhku berkata, "ayo makan sayang. Pilih saja sesukamu, ada gurame goreng, sup merah, dan lain-lain. " Setelah itu aku dan beliau duduk manis di kursi. Rumah makan yang luas ini membuatku grogi. Tidak seperti yang kualami saat makan bersama tiap hari, aku harus puas makan berdesak-desakan, dengan lauk tahu-tempe dan nasi.

Ya Allah, seandainya ramadhan datang setiap hari. Orang-orang datang ke panti. Hilir mudik menyalurkan sebagian rezeki. Aku akan tersenyum senang, memakai baju koko dan peci. Semua serba baru. Bahkan aku diberi sarung dan sepatu.

Tapi ramadhan hanya ada sekali dalam setahun. Aku t…

Menggantungkan Hidup dari AREMA

Tanggal 11 Agustus Arema berulangtahun . Aremania selalu merayakan hari jadi tim kesayangannya dengan konvoi keliling kota Malang. Masyarakat kota Malang memang dikenal militan dalam mendukung PS Arema. Jika Arema bertanding, banyak sekali aremania dan aremanita yang datang menonton, meskipun letak Stadion Kanjuruhan jauh sekali dari pusat kota. Walaupun pertandingan sepakbola itu juga disiarkan secara langsung di sebuah televisi swasta nasional. Ternyata banyak sekali orang yang menggantungkan hidupnya dari Arema.

Orang-orang yang paling diuntungkan jika pertandingan Arema digelar di Stadion Kanjuruhan adalah pemilik rumah atau warung di sekitar stadion. Mereka menyediakan jasa parkir yang aman pada aremania dan aremanita, karena sepeda motor yang diparkir dilindungi oleh pagar. Tarif parkir resmi di kota Malang yang biasanya berkisar antara limaratus sampai seribu rupiah melonjak drastis menjadi dua ribu rupiah. Jika satu pemilik rumah mampu menampung dua puluh lima sep…

Gara Gara AADC

Lagi heboh ADC di medsos. Saya jadi ingat tahun 2002, waktu heboh hebohnya film ini. Waktu itu saya sudah kelas 1 atau 2 sma (lupaa)..di SMUN 8 Malang.

Di film kan digambarkan Cinta (Dian Sastro) and the gank ikut ekstra kulikuler majalah dinding.  Saya juga ngambil ekskul mading, tapi gak ikut ikutan lho. Saya ikut ekskul ini jauh sebelum film AADC booming.

Lah gara gara Cinta, akhirnya ada genk chewek chantik chentil yang mendekati. Minta izin ke ketua ekskul untuk ikut menggarap mading. Lah, pan pendaftaran anggota ekskul udah ditutup. Tapi gakpapa deh, kan mereka cuma bantu-bantu.

Akhirnya minggu pagi mereka nongol di sekolah. Ikutan bantu bikin majalah dinding. Bikin means nempel kertas doang hahaha. Tetap saja kami yang nulis beritanya, menghias mading, lalu menempel bersama. Minggu depannya mereka absen, gak ikutan lagi. Lah mbak, apa mau diajarin nulis? Ternyata nulis itu susah ya? Tak semudah nonton AADC.