Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2014

Lariku di Renon

Udara Renon yang menyengat tak kupedulikan...Merahnya matahari akan kutentang..Aku benar-benar ingin membuktikan pada mereka, bahwa aku bisa menjadi sesosok manusia yang berharga..Lelah, sudah lelah aku dihina selama 14 tahun..Apakah salah jika lemak bergelantungan di pipi? di perut? di paha dan betis?

Langkah lariku semakin cepat, nafasku memburu, keringat mengucur deras..Namun aku akan terus berlari sampai depan rumah..Mungkin banyak orang yang menganggapku kurang waras atau cari perhatian, karena berlari di siang bolong..Tapi aku tak terima atas ejekan guru olahragaku..Aku ingin membuktikan bahwa manusia, sejelek apapun rupanya, segemuk apapun dirinya, bisa berprestasi, asalkan ia masih punya semangat yang menyala-nyala dalam hatinya..

Api dendam membara dalam dadaku..Terbayang wajah manis Ratih, seperti apakah senyumnya jika ia melihatku berbadan atletis? Aku tak peduli desas-desus teman, yang mengatakan bahwa ia akan pindah ke Jakarta. Jika hal itu benar, akan kuper…